Enam Mahasiswa Bejat, Gilir Siswi SMU Hingga Hamil

Bookmark and Share

Unit Reserse Polrestabes Surabaya Kamis (14/10/2010) menangkap tiga dari enam mahasiswa sebuah PTS di Surabaya karena dengan tega mencabuli dan memperkosa seorang siswi SMU berinisial RAT (16) warga jalan Hayam Wuruk Surabaya hingga hamil. Ironisnya, salah satu pelaku tersebut adalah kekasih korban sendiri.



Tiga pelaku tersebut ANG (22) warga jalan Karangrejo Sawah Surabaya, HAR (25), warga Sumenep kos di Jalan Kendangsari dan YOG (22), warga Sumenep yang kos di Jalan Semolo Waru Utara. Sedangkan tiga pelaku lainnya masih buron.

Menurut Kasubag Humas Bag Ops Polrestabes Surabaya, Kompol Wiwik Setyaningsih, peristiwa kelabu tersebut bermula ketika pacar korban mengajak RAT ke tempat kostnya di Jalan Ketintang Surabaya untuk menikmati es kopyor buatannya sendiri.

“Korban mau diajak karena yang mengajak adalah kekasihnya sendiri sehingga mau,” kata mantan Kapolsek Gayungan ini.

Rupanya, pelaku sudah merencanakan perbuatan buruk terhadap korban. “Saat minum es kopyor dari pelaku, korban tiba-tiba pusing dan jatuh pingsan. Saat itulah pelaku dengan leluasa mencabulinya hingga puas," katanya.

Ketika sadar, korban terkejut dan marah kepada pelaku karena takut hamil dan pelaku tidak mau bertanggungjawab.

”Rupanya pelaku berhasil membujuknya dan siap bertanggungjawab apabila korban hamil," jelasnya.

Namun, apa yang ditakutkan korban menjadi kenyataan. Akhirnya korban hamil.

“Setelah melakukan pemeriksaan di dokter, korban positif hamil. Langsung saja korban minta pertanggungjawaban kekasihnya tersebut, ”katanya.

Bukannya tanggungjawab yang diterima korban, justru ketika korban datang ke kontrakan pelaku untuk minta pertanggungjawabannya, ternyata korban oleh pelaku dikunci didalam kamarnya.

”Kunci kamar diserahkan ke teman-temannya yang berjumlah 5 orang yang juga kost ditempatnya dan ironisnya pelaku mengijinkan ke 5 temannya untuk memperkosa korban,”ungkapnya.

Akibat perbuatan perkosaan tersebut, kata Kompol Wiwik, korban trauma dan akhirnya melaporkan perbuatan bejat mereka ke Polrestabes Surabaya.

”Kami tangkap baru tiga, sedangkan sisanya masih buron. Tapi kami yakin dapat menangkapnya dengan cepat," pungkas Wiwik.


Diposkan oleh gandiwor di sawah

{ 0 comments... Views All / Send Comment! }

Post a Comment